Tips Menyusun Rencana Travel

Tips Menyusun Travel

Tiap traveler pasti paham bahwa saat bepergian, rumus “waktu = uang” bahkan berlaku. Itu sebabnya mereka memerlukan agenda perjalanan yang tertata matang, dengan sebisa mungkin tidak ada waktu terbuang.

Nah, bagi Anda yang belum terbiasa membikin rencana, simak jurus-jurus berikut!

1. Peta.
Kalau Anda berniat traveling tanpa jasa pemandu, dan/atau tanpa seseorang yang telah berpengalaman, karenanya peta menjadi penting. Anda dapat membelinya di kios buku atau yang paling gampang, men-download dari dunia online dan mencetaknya. Kalau telah, tuangkan hasil catatan skor satu di peta. Anda dapat menandainya dengan bolpen, membikin spot-spot atau keterangan apa bahkan – selama gampang dikenali.

2. Rujukan.
Di luar tujuan utama Anda pergi ke suatu daerah, carilah berita perihal lokasi-lokasi menarik lain yang mungkin dapat Anda kunjungi. Buat suatu catatan kecil berisi domisili dan jalan masuk transportasinya. Kian mendetail kabarnya, kian gampang Anda membentuk agenda.

Tips Menyusun Rencana Travel

Dengan melaksanakan tiga langkah di atas, berarti Anda telah mempelajari destinasi dengan lebih seksama. Sekarang, tinggal memutuskan tempat mana dahulu yang akan disambangi. Semisal, pantai tentu akan lebih baik di petang hari, sementara pegunungan paling sedap dirasakan kala pagi. Sentra kerajinan batik baru buka pukul 09.00, dan secangkir kopi sedap dirasakan ketika malam tiba. Intinya, atur waktu dan alur perjalanan Anda dengan jitu. Seandainya perlu, batasi lamanya waktu dalam mengeksplorasi sebuah daerah.

4. Seleksi.
Nah, dengan melaksanakan skor dua, Anda akan punya bayang-bayang visual atas ruang lingkup perjalanan yang bakal dikerjakan. Tugas berikutnya yaitu melaksanakan seleksi (Anda tak mungkin mengeksplorasi semua Bali dalam tiga hari, kan?). Ada dua hal yang benar-benar memengaruhi prioritas, ialah waktu dan bujet. Kalau Anda cuma punya waktu libur tiga hari, sebaiknya lupakan pendakian Gunung Agung yang makan waktu tiga hari dua malam. Dengan waktu tempuh sama, Anda dapat mengunjungi Pura Besakih, Gunung dan Danau Batur, desa dan kuburan adat Trunyan dan banyak lagi. Prinsip itu bisa pula digunakan pada pengontrolan bujet.

5. Plan B.
Sebaik-pantasnya kita membentuk agenda, kemungkinan terjadinya hal-hal yang tak diharapkan konsisten ada. Semisal, hujan lebat atau kemacetan lalu-lintas yang parah. Kalau telah semacam ini, tidak ada gunanya mengeluh dan meratapi nasib. Modifikasi agenda perjalanan Anda. Lebih bagus bisa sebagian lokasi daripada tak sama sekali, kan? Nah, untuk mengantisipasi hal itu, sebuah agenda perjalanan cadangan sebaiknya disiapkan semenjak permulaan. Caranya? Ambil agenda perjalanan Anda, potong menjadi lebih ringkas.

6. Kenali lokasi daerah-daerah penting.
Mogok yaitu hal terakhir yang Anda inginkan saat traveling dengan kendaraan pribadi. Oleh sebab itu, sangatlah bijaksana untuk mencaritahu lokasi-lokasi pom bensin terdekat atau yang akan Anda lewati. Kecuali itu, tandai pula lokasi-lokasi penting seperti bengkel, rumah sakit, apotik, kantor polisi, sampai terminal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*